Hadis pada Pasal ketiga belas tentang lima macam kebersihan dalam bab kedua (adab/etika).18 Seorang muslim baru disebut muslim bila terikat oleh tuntunan al-Qur’an dan sunnah.
Hal itu didasarkan pada firman Allah:
وَمَا كَانَ
لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ
يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ
وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا
Artinya: “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)
مَا أَفَاءَ اللَّهُ
عَلَى رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَى فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي
الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا
يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ وَمَا آَتَاكُمُ
الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا
اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Artinya: “Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada RasulNya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” (QS. Al-Hasyr: 7
لا يؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعا لما جئت به.
Tidaklah seseorang diantara kamu disebut orang yang beriman sehingga hawa nafsunya tunduk mengikuti apa yang dibawa olehmu. (HR. Al-Nawawi di dalam Arba’in)
Kelebihan dan Kekurangan Minhajul Muslim
di antara kelebihan buku ini adalah acuan dalil-dalil yang shahih dari al-Qur’an dan Sunnah dalam setiap pembahasannya, kelebihan lainnya adalah: Setiap tema utama disertai dalil ayat Al Qur’an dan hadis. Kebanyakan hadis adalah hadis shahih atau setidaknya hadis hasan.23 Dalilnya tidak hanya bersifat naqli, tapi juga menggunakan aqli.24 Bersifat tematik sehingga memudahkan bagi para pembaca dalam mencari pokok permasalahan yang dihadapinya25 Banyak penjelasan pendukung tentang tema yang dibahas.
Disamping kelebihan yang dimiliki buku ini, kekurangan pun juga ditemukan di sana, di antaranya adalah: Tidak adanya kualitas hadis, meskipun mukharrijnya disebutkan26 Hanya menyebutkan redaksi hadis saja, tanpa disertai dengan sanadnya27 Dalil hadis yang digunakan ada juga yang dlaif kwalitasnya, hal ini seperti paparan pada keterangan sebelumnya.
=====================
Review Buku Minhajul Muslim Karangan Syeikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi
*Review Buku Minhajul Muslim Karangan Syeikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi*
Kesempurnaan Islam tergambar dalam aturannya yang lengkap atas berbagai
aspek kehidupan manusia tanpa melewatkan perkara yang kecil maupun yang
besar. Pembahasan mengenai aqidah, ibadah, akhlak maupun muamalah dapat
kita temukan aturannya di dalam agama Islam. Hanya saja sedikit sekali
orang yang mampu menggali nilai-nilai tersebut secara langsung dari dua
sumber utama hukum Islam; al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah.1
Namun demikian, tidak banyak dari para ulama yang menuangkannya secara
lengkap dalam tulisan-tulisan mereka. Sering kali sebuah buku
menjelaskan Islam hanya sebatas pada satu aspek saja, misalnya hanya
aspek aqidah atau fiqih atau yang lainnya. Di sisi lain kita dapati
sebuah buku membahas suatu permasalahan dalam tulisan yang panjang lebar
bahkan hingga berjilid-jilid.
Buku Minhajul Muslim pantas disebut buku pegangan pokok dan rujukan
hidup orang Muslim. Tidak terlalu berlebihan jika dikatakan begitu.
Sebab di sana akan dibahas semua sisi kehidupan orang Muslim yang pokok
meliputi aqidah, syariat atau hukum, adab, akhlak dan mu'amalah. Buku
Minhajul Muslim ini merupakan satu dari sedikit karya tulis dalam bentuk
ringkas yang menggambarkan ajaran Islam secara menyeluruh.2
Review Buku Minhajul Muslim
Buku ini sudah dikenal oleh kalangan masyarakat, tidak jarang ditemukan
di pelbagai pondok pesantren buku ini diajarkan. Dalam tulisan ini,
penulis akan sedikit mengulas paparan yang ada dalam buku tersebut.
*Biografi pengarang buku Minhaj al-Muslim *
Syeikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi ialah seorang ulama Madinah terkenal
yang mengajar di Universiti Islam Madinah. Beliau dilahirkan di Algeria
pada tahun 1921 dan wafat pada tahun 1999. Ketika umurnya lebih kurang
satu tahun, ayahnya telah meninggal dunia. Ibunya seorang yang shalihah
yang unggul dalam mendidik anak berdasarkan panduan Islam.3
Beliau belajar al-Qur’an ketika beliau masih kanak-kanak saat umurnya
dua belas tahun. Beliau selesai awal pendidikan di rumah, kemudian
dipindahkan ke ibu kota Algeria dan bekerja sebagai seorang guru di
sebuah sekolah. Selama masa itu, beliau menghadiri pelajaran oleh
At-Tayyab Abu Qir dan telah mendapat penerangan-penerangan dengan cahaya
kepercayaan dalam tauhid dan sunnah Nabi saw.4
Ketika penjajahan Perancis dimulai pada tahun 1952, bealiau pindah ke
Madinah. Raja Saud bin Abdul Aziz adalah penguasa saat itu dan
Universiti Islam Madinah yang telah dibina. Beliau pertama bekerja
sebagai seorang guru di Madinah, kemudian ia bergabung dengan Universiti
Madinah dan bekerja di sana. Beliau juga bekerja sebagai penasihat dan
penolong5 di beberapa lembaga berkaitan dengan dunia muslim selama waktu
itu.6
*Sekilas mengenai buku Minhajul Muslim *
Minhajul Muslim. Begitulah judul asli buku yang akan dibahas pada
tulisan ini. Hans Wehr menyebutkan di dalam A Dictionary of Modern
Written Arabic, makna minhaj ialah way, road, method, program. Judul
buku ini dalam bahasa Arab adalah Minhajul Muslim terbitan Darul Fikr,
Beirut yang kemudian diterjemahkan dalam bahasa Indonesia oleh Fadhli
Bahri Lc, dengan judul buku “Ensiklopedi8 Muslim”. Syaikh Jabir menyusun
buku Minhajul Muslim ini atas permintaan dari kawan beliau yang berada
di Wujdah, Maroko untuk menuliskan kepada mereka,9 dan kemudian syaikh
mengabulkan permintaan tersebut dengan cara mengumpulkan bahan-bahan
rujukan yang diperlukan dan tidak lupa berdoa supaya diberikan kemudahan
dalam menyusun buku tersebut.10
Kitab ini terdiri dari 5 Bab Besar yakni:
Bab Aqidah, terdiri dari Tujuh Belas Pasal
Bab Etika, terdiri dari Empat Belas Pasal
Bab Akhlak, terdiri dari Dua Pasal
Bab Ibadah, terdiri dari Empat belas Pasal
Bab Mu’amalah, terdiri dari Tiga Belas Pasal
Setiap pasal bab ibadah dan mu’amalah terdapat materi yang terkadang
banyak dan terkadang sedikit. Menurut Syaikh Jabir buku tersebut memuat
prinsip-prinsip Islam beserta cabang-cabangnya, buku Minhajul Muslim
merupakan jalan hidup orang Muslim, yang dapat dijadikan pegangan oleh
individu, keluarga dan lembaga, di mana pun, kapan pun dan siapa pun.
Berbagai permasalahan pokok diuraikan secara transparan dan padat,
mengacu kepada dalil-dalil yang akurat dan kuat, karena Syaikh Jabir
memiliki komitmen yang tinggi untuk mengikuti jejak salafush-shalih,
terlepas dari dalil-dalil yang meragukan, apalagi dla'if, seperti yang
biasa menghiasi buku-buku lain.11
Belum genap dua tahun, buku tersebut telah rampung sehingga pada
cetakan-cetakan berikutnya buku ini benar-benar sudah disempurnakan
sehingga layak untuk dipelajari dan diamalkan bagi kalangan muslim.
Dikarenakan pada cetakan pertama hingga cetakan ketiga buku tersebut
laris terjual di kalangan masyarakat, maka pada cetakan yang keempat
beliau menambahkan pasal baru yaitu Ilmu Faraid yang terdapat pada bab
mu’amalah serta melengkapi harakat pada nash yang ada.13 Beliau juga
menambahkan I pasal yaitu perlombaan, panahan, olahraga, dan akal pada
bab mu’amalah.14 Serta pasal yang menjelaskan tentang malu pada Buku
tersebut merupakan panduan seorang muslim yang tidak layak jika tidak
terdapat di dalam rumah setiap muslim.15
Sementara ciri bahasan dalam kitab-kitab fiqh secara umum ialah
mengemukakan pendapat para imam, para mazhab, dengan dalih masalah
khilafiyah atau mengacu kepada hadis kemudian memilih pendapat yang
paling benar diantara pendapat berbagai madzhab, seperti yang pernah
ditulis oleh Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam As Syafi’i dan Imam
Ahmad, jika terdapat nash atau dalil yang tidak pasti datangnya dari
al-Qur’an dan sunnah karena keduanya adalah sumber kekuatan dan kebaikan
di semua waktu dan tempat.
Bab-bab yang disusun oleh syaikh cukup lengkap dan mudah bagi kita untuk
menemukan permasalahan sesuai sub judul yang kita inginkan. Buku
tersebut dikemas secara sistematis dengan gaya bahasa yang menarik dan
mudah dipahami. Sehingga tidak heran jika buku ini telah dicetak
berulang kali dalam edisi aslinya dan tersebar luas di banyak negara.
Beliau bahkan berani mengklaim bahwa jika kaum muslimin mengamalkan
manhaj ini dalam bab aqidah atau bab fiqh atau bab etika (akhlak),
berarti ia telah mengamalkan syariat Allah dan petunjuk sunnah
Rasulullah. Jadi beliau tidak mendasarkan pemahamannya kepada madzab
tertentu saja, karena beliau mengungkapkan seandainya ini beliau lakukan
tentu beliau sangat mampu melakukannya.16
Ini artinya beliau tidak taqlid dan ta’ashub madzhabiyyah sebagaimana
orang-orang yang suka mendasarkan pendapatnya kepada salah satu pendapat
saja dan meninggalkan yang lain, ternyata pendapat yang lain itu justru
lebih rajih dan shahih.
Sistematika kitab ini adalah dengan mengungkapkan terlebih dahulu pokok
permasalahan yang dilanjutkan dengan adanya dalil dari al-Qur’an maupun
sunnah, adanya penjelasan tentang lafadh yang diara sulit untuk dipahami
–yang belum bisa dikatakan dengan syarah- akan tetapi hanya sebatas
semacam mufradat dari kata yang dipandang susah dipahami. Kitab ini juga
didasarkan pada dalil ‘aqli.
Yang membedakan buku ini dari buku-buku sirah Nabi saw. lainnya adalah
uraiannya yang lugas sekaligus menyejukkan. Buku ini tidak hanya
berisikan paparan sejarah semata, namun juga kaya dengan ulasan-ulasan
ayat al-Qur’an dan hadits yang berkaitan dengan fragmen-fragmen dalam
kehidupan Nabi Muhammad saw. Buku ini menunjukkan kepada setiap
muslim-dan bahkan setiap orang-bahwa Rasulullah saw. adalah contoh
tertinggi dalam segenap aspek kehidupan. Karenanya, buku ini pun menutup
setiap paparan episode sejarah beliau saw. dengan kesimpulan berupa
intisari, hikmah, dan teladan yang bisa dipetik dari episode terkait
untuk diikuti. Karya ini akan menghantarkan kita mengarungi keluasan
samudra rahmat, keluhuran akhlak, keunggulan budi pekerti,
Contoh Kutipan Buku Minhajul Muslimi
Hadis pada Pasal ketiga belas tentang lima macam kebersihan dalam bab
kedua (adab/etika).18 Seorang muslim baru disebut muslim bila terikat
oleh tuntunan al-Qur’an dan sunnah.
Hal itu didasarkan pada firman Allah:
وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْرًا أَنْ يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ
أَمْرِهِمْ وَمَنْ يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالًا مُبِينًا
Artinya: “Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula)
bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan
suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan
mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah
dia telah sesat, sesat yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)
مَا أَفَاءَ اللَّهُ عَلَى رَسُولِهِ مِنْ أَهْلِ الْقُرَى فَلِلَّهِ وَلِلرَّسُولِ وَلِذِي الْقُرْبَى وَالْيَتَامَى
وَالْمَسَاكِينِ وَابْنِ السَّبِيلِ كَيْ لَا يَكُونَ دُولَةً بَيْنَ الْأَغْنِيَاءِ مِنْكُمْ وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ
فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Artinya: “Apa saja harta rampasan (fai-i) yang diberikan Allah kepada
RasulNya (dari harta benda) yang berasal dari penduduk kota-kota maka
adalah untuk Allah, untuk Rasul, kaum kerabat, anak-anak yatim,
orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan, supaya harta
itu jangan beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu. Apa
yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya
bagimu, maka tinggalkanlah. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya
Allah amat keras hukumannya.” (QS. Al-Hasyr: 7
لا يؤمن أحدكم حتى يكون هواه تبعا لما جئت به.
Tidaklah seseorang diantara kamu disebut orang yang beriman sehingga
hawa nafsunya tunduk mengikuti apa yang dibawa olehmu. (HR. Al-Nawawi di
dalam Arba’in)
*Kelebihan dan Kekurangan Minhajul Muslim*
di antara kelebihan buku ini adalah acuan dalil-dalil yang shahih dari
al-Qur’an dan Sunnah dalam setiap pembahasannya, kelebihan lainnya
adalah: Setiap tema utama disertai dalil ayat Al Qur’an dan hadis.
Kebanyakan hadis adalah hadis shahih atau setidaknya hadis hasan.23
Dalilnya tidak hanya bersifat naqli, tapi juga menggunakan aqli.24
Bersifat tematik sehingga memudahkan bagi para pembaca dalam mencari
pokok permasalahan yang dihadapinya25 Banyak penjelasan pendukung
tentang tema yang dibahas.
Disamping kelebihan yang dimiliki buku ini, kekurangan pun juga
ditemukan di sana, di antaranya adalah: Tidak adanya kualitas hadis,
meskipun mukharrijnya disebutkan26 Hanya menyebutkan redaksi hadis saja,
tanpa disertai dengan sanadnya27 Dalil hadis yang digunakan ada juga
yang dlaif kwalitasnya, hal ini seperti paparan pada keterangan sebelumnya.
*Pengaruh buku Minhajul Muslim di Indonesia *
Kitab ini sudah dikenal masyarakat, karena hampir dalam tiap pesantren
selalu diajarkan kitab ini yang kebanyakan diikuti juga oleh masyarakat
sekitar. Isi dalam kitab ini yang bisa dikatakan mencakup semua bahasan
dalam kehidupan kita sehari-hari.
Bukan hanya di kalangan pesantren, akan tetapi di kalangan masyarakat
pun juga diajarkan buku tersebut, karena Abu Bakar Jabir sendiri
menganjurkan kepada sesama untuk memiliki dan mempelajari serta
mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Buku tersebut sering kali
digunakan sebagai ‘buku panduan’ atau bisa juga sebagai bahan rujukan
dari persoalan yang mereka
Para pembaca buku ini, biasanya tidaklah melacak kwalitas hadia yang ada
pada buku tersebut. Mereka berlandaskan bahwa meskipun dalil hadis yang
digunakan adalah dlaif akan tetapi dalam ranah fadhail al-a’mal, maka
hadis tersebut masih dijadikan hujjah. Meskipun pengarang sendiri
terkadang mencantumkan kwalitas hadis tersebut.
Diakui banyak orang bahwasanya buku ini layak untuk dipelajari dan
diamalkan karena isi yang di dalamnya -hampir sudah- mencakup semua isi
bahasan, baik dalam masalah aqidah, akhlak dan yang lain. Kiranya, buku
ini bisa dijadikan sebagai buku pedoman atau buku rujukan dalam memahami
persoalan yang ada di kalangan masyarakat.
Demikianlah sedikit isi paparan makalah kami. Dengan segala kerendahan
hati, penulis sadar kalau makalah ini sangat jauh untuk dikatakan
sempurna, baik tentang pemahaman kami tentang isi dari buku tersebut.
Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran agar
memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif dan sebagai evaluasi
makalah mendatang. Terima kasih...
====================
Kitab Minhajul Muslim
Pernah/sering dengar tentang kitab Minhajul Muslim? Seliweran di beranda
video kajian yang membahas kitab Minhajul Muslim. Sebetulnya, apa sih
kitab Minhajul Muslim itu?
Minhajul Muslim adalah sebuah kitab yang mengupas tentang konsep hidup
ideal dalam Islam. Sebuah karya yang bisa disebut sebagai pedoman atau
aturan yang mencakup segala sesuatu yang berkenaan dengan seorang Muslim
yang shalih, mulai dari masalah aqidahnya, etika (adab) dirinya
keistiqamahan akhlaknya, ibadahnya kepada Allah dan muamalahnya dengan
sesama saudaranya. Kitab yang dimaksudkan ini, tidak keluar dari lingkup
Al Qur’an dan Sunnah, tidak melebihi batasannya dan tidak pernah
terpisah dari sumber cahanya dalam kondisi bagaimana pun.
Terdapat lima bab yang dikupas dalam kitab Minhajul Muslim ini, yakni;
1. Bab Akidah
2. Bab Adab
3. Bab Akhlak
4. Bab Ibadah
5. Bab Mu’amalat
Di antara kelima bab tersebut di atas, yang paling banyak dikupas adalah
bab Ibadah dan Mu’amalat. Bab Ibadah mencakup tata cara pelaksanaan
ibadah; thaharah, wudhu, mandi, sholat — insyaAllah semua jenis sholat
wajib dan sunnah ada dijelaskan disini, fiqih janaiz/jenazah, zakat,
puasa, haji, umrah, ziarah, kurban dan aqiqah.
Sedangkan pada bab mu’amalat mencakup hal diantaranya; berjuang di jalan
Allah (jihad), perlombaan, panahan, olah raga dan olah otak, jual beli,
macam-macam akad, beberapa ketentuan hukum seperti pinjaman, titipan,
hibah, barang temuan, wasiat, wakaf, dll. Juga ada dibahas mengenai
seputar pernikahan dan perceraian, warisan, sumpah, nadzar, sembelihan,
perburuan, halal haram makanan dan minuman, kesaksian dan juga
perbudakan (ada hal-hal lain yang juga dicantumkan, ada banyak sekali,
kemungkinan besar ada yang terlewat belum saya sebutkan).
Alhamdulillah, sekarang semakin dimudahkan dengana danya terjemahan dari
kitab Minhajul Muslim ini, sehingga kita bisa dengan mudah
mempelajarinya, mengikuti kajian dan mengulang materinya dengan membaca
bukunya di rumah ^^
Semoga Allah berikan kemudahan kita semua dalam proses menuntut
ilmu-Nya. aamiin..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar